sekadar renungan

Janganlah Anda bersikap tergesa-gesa. Orang Arab menamakannya “Ummu Annadamah” yaitu ibu (sumber) penyesalan. Orang yang bersikap (bersifat tergesa-gesa selalu berbicara sebelum mengetahui, menjawab sebelum memahami, bertindak sebelum berpikir, memutuskan sebelum memperhitungkan,
memuji sesuatu sebelum dicobanya (diuji) dan mencela sebelum menelitinya. Sifat tergesa-gesa selalu diikuti dengan penyesalan dan jauh dari keselamatan.

————————————————————————————————

Setiap orang menyandang di lehernya dua bekal. Yang satu berada di depan dan satunya lagi di belakangnya. Bekal yang di depan ialah dia melihat kesalahan orang lain dan yang di belakang ialah kesalahan dan kekeliruan dirinya sendiri.

————————————————————————————————

Putera Luqman bertanya, “Wahai ayah, perangai apa yang terbaik bagi manusia?”
Luqman menjawab, “Agama.” “Kalau dua?” “Agama dan harta.” “Kalau tiga?” “Agama, harta dan malu.” “Kalau empat?” “Agama, harta, malu dan akhlaq yang mulia.” “Kalau lima?” “Agama, harta, malu, akhlaq yang mulia dan dermawan.” Putera Luqman kembali bertanya, “Kalau enam?” Luqman menjawab, “Wahai anakku, kalau di dalam diri seorang manusia berhimpun lima itu saja maka dia adalah orang yang bertaqwa dan Allah penolong hamba yang menjauhkan diri dari syetan.”

————————————————————————————————
“”Wahai anakku, jadikanlah dirimu timbangan antara kamu dengan orang lain. Jangan menzhalimi siapapun sebagaimana kamu tidak suka dizhalimi. Barangsiapa menghunus pedang kezhaliman maka ia akan terbunuh dengan pedang itu. Setiap orang yang zhalim akan dibalas oleh yang lebih zhalim. Barangsiapa menggali lubang untuk orang lain maka ia akan terperosok kedalamnya. Barangsiapa membuka tabir aib orang lain maka akan terbongkarlah auratnya. Barangsiapa melupakan kesalahan dan dosa-dosanya maka ia akan selalu menganggap besar dosa orang lain. Barangsiapa sombong terhadap orang lain maka ia akan jatuh terhina. Barangsiapa bergaul dengan orang-orang hina maka ia akan tercela. Barangsiapa memasuki tempat-tempat jahat maka ia akan tertuduh. Barangsiapa ujub dengan pendapatnya sendiri maka ia akan sesat Barangsiapa mengandalkan akal pikirannya saja maka ia akan tergelincir. Jangan berkata mengenai sesuatu yang tidak kamu ketahui meskipun hanya sedikit ilmu yang kamu miliki.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: